Monday, November 1, 2010

Andai Seorang Perempuan Itu Datang

Andai seorang perempuan datang kepadamu ketika kau berseorangan...

Andai seorang perempuan datang dan senyum mesra memandangmu...

Andai seorang perempuan datang duduk di sebelahmu membiarkan bahu dan punggungnya bersentuhan denganmu...

Andai seorang perempuan datang menanyakan tentang bentuk badannya kepadamu...

Andai seorang perempuan datang menanyakan tentang kecantikan wajah dan badannya kepadamu...

Andai seorang perempuan datang memintamu menghilangkan daun di rambutnya...

Andai seorang perempuan datang kepadamu sambil mendedahkan bahagian- bahagian tertentu...

Andai seorang perempuan datang tanpa segan silu denganmu...

Andai datang waktu itu, apakah tindakanmu?

MUNGKIN PADA PANDANGAN PEREMPUAN ITU,

"Kau adalah kawan karibku."

"Gua takde perasaan dengan lu, so gua selambe jela dengan lu."

"Kau dah seperti abang kandungku."

"Kau dan aku bukan alim sangat jadi tak perlu hipokrit."

"Kaulah kekasihku, diri ini sepenuhnya milikmu."

"Aku tahu kau dan aku takkan mungkin berzina, kita pasti pandai mengawal diri."

"Oh, kau adalah bakal suamiku, aku harus berlatih dari sekarang mengurangkan malu".

"Ku berbuat begini tiada yang tahu, kau takkan cerita pada orang lain."

TETAPI WAHAI LELAKI, ADAKAH SELALUNYA BETUL PANDANGAN MEREKA ITU?

Andai seorang perempuan itu datang...

Dan hanya dirimu pengawal gelanggang...

BERANIKAN dirimu untuk MENEGUR

GAGAHKAN dirimu untuk BERUNDUR

TABAHKAN dirimu untuk menjadi LELAKI YANG UNGGUL!

Lelaki yang hormat pada hak bakal suami perempuan itu nanti,

Lelaki yang hormat pada maruah kaum ibu dan adik beradik perempuannya sendiri,

Lelaki yang takkan disogok dengan benda-benda free,

Lelaki yang punya jati diri, menegur kerana TAK MAHU ISTERINYA NANTI BEKAS-BEKAS LELAKI,

Insaflah wahai diri yang bernama lelaki,

Andai seorang perempuan itu datang...

Beranikanlah diri untuk menolak dengan matang...

Andai seorang perempuan itu datang...

Khas Buatmu Yang Bergelar Wanita Islam...

Targhib wa tarhib
Dalam hadis: "Diantara wanita-wanita didunia ini ada yang kecantikannya melebihi dari bidadari kerana amal perbuatannya ketika didunia." ( Tanbihul Ghafilin, Faqih Abu Laits As-samarqandi)

Abu hurairah r.a. berkata: "Demi Allah yang menurunkan kitab pada Nabi Muhammad s.a.w. Sesungguhnya ahli syurga tiap saat bertambah elok cantiknya, sebagaimana dahulu didunia bertambah tua." ( Tanbihul Ghafilin, Faqih Abu Laits As-samarqandi)

Anas ra. Berkata bahwa suatu ketika sekumpulan wanita datang menghadap Rasulullah saw. Dan berkata, “ya Rasulullah, kaum lelaki telah memperoleh banyak pahala dengan ikut serta dalam jihad. Tunjukkan kepada kami suatu amalan yang dapat membantu kami memperoleh pahala sebagaimana yang telah dicapai oleh para mujahid. Rasulullah saw. Berkata, “Seorang di antara kamu yang tinggal di rumahnya,(menjaga malu dan kehormatannya), akan memperoleh pahala jihad.”(Musnad Bazzar)

“Jika seorang wanita shalat lima waktu, puasa di bulan (Ramadhan), menjaga kemaluannya, dan taat kepada suaminya, maka akan dikatakan kepadanya:”Masuklah kamu ke dalam surga dari pintu surga mana saja yang kamu kehendaki.” (HR. Ahmad)

Dari Abu Hurairah dalam Hadits yang panjang berkata: bersabda Rasulullah : "Ada dua kelompok penghuni neraka yang belum pernah aku lihat: suatu kaum yang memiliki pecut seperti ekor sapi dan dipergunakan untuk memukul orang lain, dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang, berjalan sambil berlenggak-lenggok, kepala mereka bagaikan punuk unta, mereka tidak akan masuk surga dan tidak pula dapat mencium wanginya, padahal wangi surga dapat tercium dari jarak sekian dan sekian"(Muslim)



Kata Renungan.

Sayyidina Ali berkata,:
“Adakah kamu tidak merasa malu? Adakah kamu tidak merasa cemburu? Salah seorang daripada kamu membiarkan isterinya keluar di kalangan para lelaki ajnabi. Dia melihat kepada mereka dan mereka dapat melihat kepadanya.” ( Hukum Wanita Bermusafir, Syeikh Nuruddin Merbu Banjar al-Makki)



Perkara Larangan dan Amaran.

“Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman agar menundukkan pandangan mereka...”(QS. An-Nur ayat 31)

"Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati itu seluruhnya akan ditanyakan - perihal perbuatannya masing-masing." (al-lsra': 36)

Nabi bersabda yang maksudnya: “Aku tidak meninggalkan sesudahku fitnah bagi kaum lelaki lebih berbahaya dari perempuan”(Muttafaqun Alaih)

Dari Ma’al bin Yasir ra., sesungguhnya Rasulullah saw. Bersabda, “Lebih baik bagimu jika sebuah paku baja ditancapkan ke kepalamu daripada engkau menyentuh wanita yang tidak dihalalkan bagimu.”(Hr. Thabrani, Baihaqi)


Dari Abu Said r.a. bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: "Janganlah seseorang lelaki itu melihat kepada auratnya orang lelaki lain, jangan pula seseorang wanita melihat auratnya orang wanita lain. Jangan pula seseorang lelaki itu berkumpul tidur dengan orang lelaki lain dalam satu pakaian dan jangan pula seseorang wanita itu berkumpul tidur dengan orang wanita lain dalam satu pakaian." (Riwayat Muslim)

Dari Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: "Janganlah sekali-kali seseorang lelaki di antara engkau semua itu menyendiri dengan seorang wanita, melainkan haruslah ada mahramnya beserta wanita tadi." (Mu'ttafaq 'alaih)

Uqbah bin Amir ra. Meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. Suatu ketika bersabda, “Jangan mendekati wanita yang bukan mahram.” Seorang lelaki bertanya, “Ya Rasulullah, bagaimana dengan saudara ipar?” Nabi saw. Menjawab, “Saudara ipar adalah kematian!”(Muttafaq ‘alaih)

Dari Ibnu Umar ra. Meriwayatkan bahwa Nabi saw. Bersabda, “sesungguhnya malu dan iman adalah dua bersaudara. Jika Salah satunya hilang, maka yang lainnya dengan sendirinya akan hilang.”(Riwayat Baihaqi)

Nabi saw. Bersabda, “Amalan yang paling baik bagi kaum wanita ummatku adalah ridha dan menghindarkan diri dari laki-laki.”(Syara’I Hijab dengan rujukan Hijab wanita Muslimah – Dr Muhammad Ismail M)

Rasulullah saw. Bersabda, “Ketahuilah dengan jelas bahwa adzab Allah kepada orang yang melihat ghair mahram dan orang-orang yang menonjolkan diri dihadapan mereka(lelaki atau wanita).”(Misykat dengan rujukan Hijab wanita Muslimah
– Dr Muhammad Ismail M)


Thursday, October 28, 2010

Semangat!

assalamualaikum..
“Ya Allah, aku memohon perlindungan daripadaMu daripada habisnya usia sebelum habisnya siap sedia. Amiin.”

Sungguh.. Dengan perjuangan kita dilahirkan ke dunia… Di dalam gerak tangis kita mulai membuka mata. Di dalam bedungan ibu kita menggerakkan badan melepaskan ikatan bedung. Lepas dari asuhan ibu, kita merangkak, kita ansur tegak dan kita jatuh, lalu kita tegak lagi dan jatuh lagi. Kemudian tegak terus untuk pergi berjuang ke medan permainan, lalu ke medan hidup, lalu ke medan perjuangan dalam batin kita sendiri, menegakkan yang baik dan melawan yang buruk.

Selama terus hidup kita kerjakan demikian, menjalankan titah perintah Tuhan Yang Maha Esa. Berapa pun yang dapat kita kerjakan, harus kita syukuri. Setiap hari atau masa kita hitunglah laba dan rugi. Sampai kelak datang panggilan.

Panggilan yang tidak dapat ditakhirkan walau satu saat dan tak dapat pula ditaqdimkan walaupun satu saat. Panggilan yang tak dapat dielakkan oleh setiap yang bernyawa.

Maka terbukalah pintu kubur. Maknanya pindahlah kita dari hidup fana kepada hidup baqa, dari hidup dunia kepada hidup Akhirat. Demikianlah kita menempuh hidup; lahir, berjuang dan akhirnya mati.

Betapa juapun kita harus percaya, bahawa kebaikan juga yang menang. Sebab asal-usul kejahatan kita bukan jahat, hanya baik semata. Kalau kejahatan pernah menang, hanyalah lantaran dorongan nafsu. Bila nafsu telah reda, kebaikan jualah yang kita junjung. Sebab itu hendaklah kita percaya penuh dengan iman dan baik sangka kepada Tuhan.

Apabila ruang di bumi tertutup, ruang di langit terbuka luas untuk kita.

Itulah Falsafah Hidup!



:: Petikan Buku ”Falsafah Hidup” karangan Prof. Dr. Hamka ::



Inspirational Words of Wisdom:


“Everyday in which the sun set reminds us that our lifespan is diminishing. The wise is the one who learns from his yesterday, struggles for his present day and provides hope for his tomorrow.”


“Dream what we want to dream, go where we want to go, be what we want to be, cause we have only one life and one chance to do all the things that we want in life, BUT make sure we have Allah The Almighty in our life!”


“There was a man who decides to change on 12th hour, however he died on the 11th! It’s never too late to submit to our God. He loves us! Please answer His call for we will find complete freedom and happiness in this worldly life and the Hereafter.”


“When we were born, we cried and the world rejoiced. Live our life in such a manner that when we die, the world cries and we rejoice.”



Wallahu wa a’lam.

selawat~

Kenali Cinta kepada Allah

*Tujuan
---Ibarat badan manusia,mendengar adalah sifat bagi telinga,melihat adalah sifat bagi mata dan sebgainya.Begitu juga hati,sifatnya adalah selalu dalam mood bercinta.Oleh sbb itu,hati ialah lautan cinta.Tahanlah hati anda drpd cinta,nescaya cinta pasti akan berjaya menembusi hati anda tanpa tertahan.Jadi,sebelum hati benar2 terpaut dgn cinta dunia,pautkan hati dgn cinta Ilahi terlebih dahulu...

*Sebab
---Manusia biasanya jatuh cinta disbbkan dua perkara.Pertama disebabkan zat dan fizikal dan kedua sifat sesuatu yg dicintai.Bagaimana pula dgn Allah?Walaupun zat Allah tdk terjangkau oleh pancaindera atau akal fikiran,namun,sifat2 yg dimiliki-Nya dan atas sbb segala nikmat yg tlh dikurniakan-Nya menyebbkan Dia mmg plh layak dicintai...

*Gembira
---Cinta biasanya dikaitkan dgn sesuatu yg manis dan menggembirakan hingga lautan bara api musibah sanggup diredah,ibadah bg golongan kuffar pahit terasa manis dan ringan sungguh hati meninggalkan maksiat.Bukan itu sahaja,malah nama Allah selalu disebut-sebut(zikir)

*Ibarat Ikan di Laut
---Org yg betul2 mencintai Allah tdk mampu "dimasinkan oleh kemasinan air laut".Walaupun syaitan membisik merdu di cuping telinga atau walau dunia dtg dlm rupa terhias indah,dia mampu membutakan mata,memekakkan telinga dan buat2 lupa ingatan dek kasih dan cinta kpd Allah.Walaupun kehidupan harian seolah-olah dia terperangkap bg memenuhi keperluan hidup,namun segala yg dilakukannya itu hanya demi menggapai redha Allah...

*Mencintai Apa yg Dicintai-Nya
---Turut mencinta iorg yg dicintai oleh Allah,perkara atau amalan yg dicintai-Nya.Sebaliknya juga,dia akan membenci apa2 yg dibenci oleh Allah...

*Tenang
---Hati yg benar2 cintakan Allah pasti akan merasakan ketenangan yg sukar digmbarkan dgn kata2...


*Serba Salah
---Seorg hamba yg sngt mencintai Allah pasti akan timbul rasa serba salah dlm hatinya.Saat hatinya menghadap Allah,dia rasa terlalu hina dan kerdil sehingga berasa tidak layak meminta apa2 pun drpd Allah.Namun apabila difikirkan bahawa Allah itu Maha Berkuasa,Pemberi dan Pengampun,maka hatinya tdk dpt ditahan drpd meminta-minta dan terus berharap...

*Terus Mencari dan Menanti
---Seorg hamba yg betul2 mencintai Allah,tidak pernah berasa bahawa dia seorg hamba yg telah menemui cinta-Nya.Dia akan terus berjaga demi cinta kpd kekasihnya dan akan setia menunggu pintu terbuka.alhasil,dia akan berkata,"Aku masih berusaha mencari cinta Allah."Ini juga akan menjdkannya seorg yg tdk pernah duduk diam melainkan masanya diisi dgn ketaatan kpd Allah.Ahli tasawwuf juga ada menyebut,sesiapa yg mengalihkan perhatiannya drpd cinta kpd Allah walau sekelip mata,maka dia tidak akan sampai kpd matlamatnya mencintai Allah...

*Hanya Satu
---Ruang yg ada dlm hati hanya diperuntukkan untuk Allah sepenuhnya...

*Matlamat Utama
---Tujuan teragung mencintai Allah adalah untuk menatap wajahnya diakhirat kelak.Seluruh hidupnya ditumpukan untuk mencintai Allah.Hatinya menolak segala yg dpt menariknya drpd menggapai matlamat agung ini...

*Berkorban
---Org yg hatinya dipenuhi rasa kecintaan yg mendlm terhdp Allah akan sanggup mengorbankan segala-galanya demi Allah.Antara perkara yg paling layak dikorbankan ialah kelazatan dunia....

Wallahua'lam....
Sekian,Wassalam...=)

Wednesday, October 27, 2010

Kita lupa bahawa kita berurusan dengan manusia

*Artikel ini adalah hasil dr prkongsian seorg sahabat

Bayangkan situasi ini. Tapi boleh jadi ada juga yang pernah mengalaminya.

Ada seorang sahabat. Dia sangat baik, terkenal alim dan faqih dalam agama. Pelajarannya cemerlang, ibadahnya gemilang. Kita percaya dengannya. Satu hari, sahabat ini telah membuat satu penganiayaan @ kesilapan. Tanpa kita jangka, peribadi yang secantik itu telah melakukan sesuatu yang melukakan jiwa kita.

Kita pun berkata: “Apa la, selama ini ingat baik sangat”

Kemudian kekecewaan kita itu meleret-leret sehingga menghentam sekolahnya, pelajarannya, agama yang dia anuti dan syakhsiahnya yang baik selama ini itu.

Hakikatnya kita telah terlupa, bahawa kita sedang berurusan dengan manusia.

Manusia, bukan malaikat.

Sepanjang kita hidup, kita tidak akan bertemu manusia seperti malaikat. Tidak akan. Ianya mustahil. Kita berjumpa ramai orang baik dalam kehidupan tetapi, sebaik-baik mana pun manusia kita jumpa, pasti ada kekurangannya.

Yang jika kita mahu, kita boleh canang-canangkan keburukannya, kelemahannya.

Tetapi kita kena sentiasa mengingatkan diri. Dia adalah manusia. Pasti ada sisi kekurangannya. Kita yang inigin menilainya juga ada kekurangan.

Manusia bukan malaikat yang keimanannya mendatar. Manusia juga bukan malaikat yang tidak pernah membuat kesilapan. Manusia bukan malaikat yang 100% taat dan patuh pada segala larang perintah Allah.

Manusia adalah manusia. Ada masanya di atas, ada masa di bawah. Sehebat mana pun manusia, akan ada sisi kekurangannya. Tinggal kekurangannya itu kecil atau besar sahaja. Sebaik mana pun manusia, akan ada silapnya. Tinggal kesilapan itu memberi kesan yang teruk atau tidak sahaja.

Tetapi akal kita sukar untuk rasional.

Sebab kita lupa, kita berurusan dengan manusia.

Manusia, bukan robot

Yang cantiknya pada manusia, tiada manusia yang serupa 100%. Kalau muka seiras sekalipun, pasti ada kelainan dari segi akhlak, kehidupan peribadi, gaya tutur dan sebagainya.

Manusia bukan seperti robot, dicipta di satu kilang yang sama, diprogram dengan program yang sama dan bergerak dengan pergerakan yang sama. Manusia adalah makhluk bebas, diberikan ikhtiar, peribadinya terikat dengan persekitaran tumbesaran.

Sebab itu, Allah mengarahkan kita untuk berkenalan dan mendalami insan yang lain.

Justeru kita tidak boleh mengharapkan 100% daripada manusia. Kita perlu menerima sisi kekurangannya. Kita perlu bersedia untuk dia melakukan kesilapan. Kita perlu melapangkan jiwa kita, apabila dia melakukan kesalahan.

Sebab kita berhubungan dengan manusia.

Manusia mana yang boleh dikatakan sempurna selain Rasulullah SAW?

Tiada.

Nanti ada waktu, kita pula kejatuhan

Dan perlu diingat, bahawa kita juga manusia. Percayalah cakap saya, tiada manusia yang akan sentiasa berada di atas sepanjang kehidupannya. Akan ada juga sesi kejatuhan demi kejatuhan. Tinggal kejatuhan itu besar atau tidak sahaja.

Namun, setiap kejatuhan itu, kita memerlukan teman yang memahami, yang mendalami keadaan kita yang sedang kejatuhan.

Sebab itu, apabila ada sahabat kita, kenalan kita, melakukan kesilapan, kesalahan, maka jangan terus disisihkan. Berikan peluang, tegur dengan tenang. Didik, pupuk, berusaha untuk terus menjaga hubungan dan saling lengkap melengkapi.

Hari ini, kita berusaha memahaminya.

InsyaAllah, ada hari, apabila kita memerlukan manusia memahami kita, Allah akan hantar pula seseorang untuk memahami kita.

Lapangkan dadamu kepada manusia, kerana Dia juga melapangkan rahmat-Nya untuk mereka.

Berikan peluang, luaskan medan maaf. Jangan pantas melenting. Jangan merajuk, dan jangan bersedih. Kita sedang berurusan dengan manusia. Perlukan toleransi, tolak ansur dan berlapang dada.

Jangan kerana silapnya yang beberapa, kita sisihkannya seakan dia ahli neraka.

Jangan.

Lihatlah Allah Yang Maha Penyayang itu. Bagaimana Dia berursan dengan manusia. Tidakkah anda lihat banyak kelapangan, kelonggaran yang Allah berikan untuk insan?

Contoh paling baik adalah, Allah mengutuskan Rasul itu dari kalangan manusia. Allah tidak menjadikan Jibril sebagai rasul kepada manusia. Hal ini kerana, Allah faham betapa manusia ini perlu pendidikan secara praktikal. Bagaimana mungkin manusia boleh mencontohi malaikat yang apabila Allah kata sekian, tanpa cepat sesaat, lewat sesaat, arahan itu akan dilaksanakan dengan penuh taat?

Kita juga melihat, Allah menyediakan keampunan yang sangat luas untuk insan. Kenapa? Kerana Allah tahu betapa manusia ini banyak silapnya.

Itu kelapangan Allah, empunya segala apa yang wujud di dunia.

Maka, di mana hak kita untuk membenci manusia yang berbuat kesilapan? Di mana hak kita untuk mencaci pula sekolahnya, agamanya, peribadinya yang baik sebelum kesilapannya itu?

Ya, kita benci kesilapannya, kesalahannya, keingkarannya. Tetapi kita tidak sesekali benci pada dia. Malah kita berhajat memahaminya, membimbingnya.

Sebab dia adalah manusia, seperti kita.

Semoga kita saling memahami, saling mendalami. Pecahkan tembok keegganan, buka seluas-luasnya tawaran kemaafan.

Tuesday, October 26, 2010

~ Cinta Yang Sejati ~

"Cinta sejati itu menyembuhkan tidak menyakitkan."

Beliau mengatakan: "La yukhriju asy syahwata illa khaufun muz'ijun aw syauqun muqliqun!"

Ertinya: tidak ada yang dapat mengusir syahwat atau kecintaan pada kesenangan duniawi selain rasa takut kepada
ALLAH yang menggetarkan hati, atau rasa rindu kepada ALLAH yang membuat hati merana!

Perasaan syahwat itu dapat diusir jika memiliki 2 perkara:

1)
Rasa cinta kepada ALLAH yang sangat luar biasa yang menggetarkan hatimu. Sehingga ketika yang ada dihatimu adalah ALLAH, yang lain dengan sendirinya menjadi kecil dan terusir.

2) Rasa rindu kepada ALLAH yang amat dahsyat sampai hatimu merasa merana. Jika kau merasa merana kerana rindu kepada ALLAH, kau tidak mungkin merana kerana rindu pada yang lain. Jika kau sudah sibuk memikirkan ALLAH, kau tidak akan sibuk memikirkan yang lain.



*Cuba fahami baik-baik bait 'ulama' besar dari Iskandaria ini. Kerana hati manusia miskin cinta dan rindu kepada ALLAH, maka manusia dijajah oleh cinta dan rindu pada yang lain.

"Ya ALLAH, kuatkan kecintaanku hanya pada-MU. Ameen.."


- Imam Ibnu Athaillah -

Monday, October 25, 2010

~ Salahkah Diriku...~

Bismillah....

Astaghfirullah...astaghfirullah....astaghfirullah...
Sudah hampir seminggu diriku bingung mengenangkan diriku yang konyol oleh sahabat baikku.. 
apa yangku buat serba xkna bgnya.... sememangnya diriku tidak sehebat dirinya...
Tapi adakah aku wajar diperlakukan sedemikian rupa? 
Aku ditengking dan makinya setiap hari...

" hm, minyak ni xpanas lagi ni kalau msukkan lauk... nyata ku..."

" Alah, dah memang ni yg maximanya..sy thu la sbb sya yang masak.. awk mana thu...tengking kwnku dgn nada kasar" 

Astaghfirullah....
Adakah betul aku layak diperlakukan sedemikian??
pernyataanku hanya begitu sahaja..
Hanya padaMu Ya Allah tempatku mengadu.... 
Bagaimana caraku utk menyedarkannya...apakan dayaku...
setiap hari diriku dipersalahkan.....
buat itu x boleh, buat ini x boleh.... 
Bahkan semua yang dibuat olehnya betul dan pendapat yang diberinya harus diterimaku tanpa mendengar penjelasan dan usulku dahulu...

 Saban hari berlalu, aku rasakan yang diriku semakin jauh darinya.. dia menjadi semakin beremosi dan kasar tutur katanya... 
bukan diriku sahaja yang merasakan begitu, bahkan sahabat2 yang lain pun begitu juga..
Dia suka mengutuk orang lain tanpa memikirkan perasaan orang... 
Astaghfirullah....
sedih sangat bila mengingatkan hal ni...
macammana perananku sebagai sahabatnya untuk menyedarkan dirinya...???

ku takut dirinya akan terasa dengan teguranku? 
kerana kebiasaannya, bila ada sahabat yang menegur, akan berlaku perang dingin yang melibatkan tidak bertegur sapa selama beberapa hari dan berlanjutan kepada berbulan-bulan.....
Ya ALLAH, tolong hamba.....
Adakah akan terjadinya dosa pabila kita jika kita tidak mampu menegurnya???

::: UntukMu Wanita..:::

Apabila kamu berkawan dengan lelaki,
ingatlah ada dua pilihan terbentang
PERTAMA...
kamu jadi seperti KELAPA...
mudah diperoleh..
diparut...diperah..
dan diambil santannya...
lepas itu hampasnya dibuang...

KEDUA...
Kamu menjadi sebutir MUTIARA..
berada di dasar lautan...
tersimpan rapi..
dilindungi kulit...
bukan senang nak lihat..
apa lagi mendapatkannya..
hanya orang yang bertuah ...
berusaha menyelami dasar lautan...
dapat memperolehnya..
harganya mahal sekali..
dan ia akan tersimpan selamanya..
jadi..
kamu pilihlah sama ada hendak menjadi KELAPA ataupun MUTIARA..

di sebalik SANTAN..
menjadi penyedap makanan..
diperah segala kenikmatan..
dengan mudah jatuh menjadi titisan..
akhirnya habis kari dimakan..
pulut panggang sisi habis ditelan..
dan SANTAN hilang tak jadi ingatan..
yang terasa lazat hanya kari dan pulut panggang..
orang tak kenang jasa SANTAN..

MUTIARA...
tertanam di dasar paling dalam...
sukar andai mengharap jadi perhatian..
kerana MUTIARA dilindungi oleh cengkerang yang menghadangnya dari ancaman musuh..
namun kiranya ditemui insan..
akan menjadi PERMATA HIASAN..
terletak tinggi di cincin idaman..
atau di leher nan jinjang..
atau di lengan menawan..
makin lama MUTIARA tertanam..
makin tinggi nilainya..

oleh itu...
pilihlah sendiri...
menjadi SANTAN..
mudah jadi perhatian..
tapi hanya sebentar jadi santapan...
kemudian hilang segala nikmat dan pujian..
menjadi MUTIARA..
sukar ditemukan..
namun bila dihias indah gadis rupawan..
hilang ia..
tangisan mengiringi zaman..

p/s : Renung2kanlah bersama duhai muslimah...

::: Al-Kisah : Izinkanlah saya berzina...:::

Dari Abu Umamah r.a., ia mengatakan, telah datang seorang pemuda menghadap Rasul saw. seraya berkata, “Wahai Rasulullah! Izinkanlah saya berzina!” Orang-orang yang ada di sekitarnya menghampiri dan memaki, “Celaka kau, celaka kau!” Akan tetapi, Rasulullah mendekati pemuda itu dan duduk di sampingnya. Kemudian terjadilah dialog.

Rasul bertanya, “Apa kau ingin [zina] itu terjadi pada ibumu?” Si pemuda menjawab, “Sekali-kali tidak! Demi Allah yang menjadikan saya sebagai tebusan Tuan.” Maka bersabdalah Rasul, “Begitu pula orang-orang lain. Mereka tidak ingin [zina] itu terjadi pada ibu mereka.”

Rasul bertanya lagi, “Apa kau ingin [zina] itu terjadi pada saudara-saudara perempuanmu?” Si pemuda menjawab, “Sekali-kali tidak! Demi Allah yang menjadikan saya sebagai tebusan Tuan.” Maka bersabdalah Rasul, “Begitu pula orang-orang lain. Mereka tidak ingin [zina] itu terjadi pada saudara-saudara perempuan mereka.”

Rasul bertanya lagi, “Apa kau ingin [zina] itu terjadi pada saudara-saudara perempuan bapakmu?” Si pemuda menjawab, “Sekali-kali tidak! Demi Allah yang menjadikan saya sebagai tebusan Tuan.” Maka bersabdalah Rasul, “Begitu pula orang-orang lain. Mereka tidak ingin [zina] itu terjadi pada saudara-saudara perempuan bapak mereka.”

Rasul bertanya lagi, “Apa kau ingin [zina] itu terjadi pada saudara-saudara perempuan ibumu?” Si pemuda menjawab, “Sekali-kali tidak! Demi Allah yang menjadikan saya sebagai tebusan Tuan.” Maka bersabdalah Rasul, “Begitu pula orang-orang lain. Mereka tidak ingin [zina] itu terjadi pada saudara-saudara perempuan ibu mereka.”

Kemudian [telapak tangan] Rasulullah menyentuh dada pemuda itu seraya berdoa, “Ya Allah! Ampunilah dosanya, sucikanlah hatinya, dan peliharalah kemaluannya!” (HR Ahmad)


dan sekarang tanya diri kita sendiri, adakah kita suka ibu kita berzina dengan orang lain,adakah kita suka ibu kita dating, adakah kita suka ibu kita "couple"?

Thursday, October 21, 2010

NGO Islam digesa kaji festival fesyen Rosmah

KUALA LUMPUR, 20 Okt: Para pemimpin NGO Islam disarankan agar mengkaji tindakan isteri perdana menteri, Datin Seri Rosmah Mansor yang disifatkan sebagai menghina Islam ketika menganjurkan Islamic Fashion Festival (IFF).
Bagi anggota Parlimen Titiwangsa, Dr Lo' Lo' Ghazali, IFF jelas menghina islam apabila menggunakan nama agama untuk mengesahkan tindakan penganjuran pertunjukan yang tidak wajar itu.
Lebih malang, tulisan "Muhammad" dalam tulisan Arab secara terbalik diguna dan dipakai di dada salah seorang peraga fesyen yang tidak menutup aurat.
"Kita berarak bantah kartun Nabi yang dibuat di Denmark, di sini di Malaysia, seluruh maruah Islam ditelanjangkan oleh IFF tersebut," kata Lo' Lo' kepada Harakahdaily.
Beliau mengulas IFF yang dianjurkan oleh Rosmah baru-baru ini. Walaupun dinamalkan Islamik tetapi fesyen yang diperagakan tidak sesuai dengan Islam bahkan Rosmah sendiri tidak memakai pakaian yang sesuai dengan Islam ketika merasmikan program IFF itu.
Lo' Lo' juga kesal dengan sesetengah NGO Islam yang dipergunakan untuk menyokong bajet yang dibentangkan Perdana Menteri Datuk Seri Najib.
"Saya dapat maklumat ada beberapa NGO Islam diminta membuat memo menyokong bajet PM.
"Saya nak tanya NGO-NGO Islam ni, tak terasa langsung ke nak bantah penghinaan terhadap Islam oleh Rosmah atas penganjuran Islamic Fashion Festival yang penuh dengan kemungkaran dan kemaksiatan terhadap Allah serta pengkhianatan atas muslimah seluruhnya?" tanya Lo' Lo'.


Tuesday, October 19, 2010

Konsert: Gamis Bimbang Masa Depan Rakyat

Gabungan Mahasiswa Islam Se-Malaysia (Gamis) menyuarakan rasa penuh kebimbangan dengan masa depan Malaysia dan rakyatnya setelah diberi peluang menyaksikan sendiri konsert Adam Lambert di Stadium Putra Bukit Jalil, malam tadi.

Seramai lima orang wakil Gamis yang diketuai oleh Timbalan Presiden, Muhammad Zaki Sukery yang juga Presiden Ma’ruf Club UIAM diberi pas percuma oleh Puspal dalam respons kepada bantahan Gamis pada pertemuan empat mata sehari sebelumnya.

Mengambil masa lebih kurang sejam untuk merakam gambar dan video, beliau turut berkata masa depan remaja Malaysia yang dicanangkan sebagai pemimpin masa depan bakal berdepan konflik jika landskap masyarakat negara dibentuk oleh suasana semalam.

(Gambar: Aksi penari-penari Adam Lambert malam tadi.)

Sambil mempersoal kerajaan adakah ini salah satu formula yang sesuai bagi membendung peningkatan masalah sosial yang sedang berlaku di dalam negara, beliau turut menggesa semua pihak bagi menyelamatkan Malaysia daripada anasir luar yang seolah-olah mahu menjadikan negara ini sebagai the next Las Vegas.

Sambil menzahirkan rasa penuh kesal dengan penganjuran konsert berkenaan, ujarnya Gamis turut akan mempertimbang secara serius beberapa tindakan susulan selepas ini.

Antaranya, tambah beliau ialah Gamis akan mengumpul kesemua bukti bergambar dan bervideo dan akan melakukan kunjungan sekali lagi ke Puspal, Jakim, Kementerian Kebudayaan, Kesenian dan Komunikasi serta berjumpa dengan Datuk Seri Utama Dr Rais Yatim.

“Hal ini bagi menyuarakan kebimbangan, memohon perhatian serius dan meminta penjelasan yang menyeluruh setelah menyaksikan sendiri apa yang berlaku malam tadi,” ujarnya.

Seramai 300 orang ahli Gamis dari seluruh negara mula berkumpul di Stadium Putra mulai jam 6 petang,

Mereka turut menunaikan solat hajat bersama-sama kepimpinan Dewan Pemuda PAS Pusat sebelum bergerak ke tempat konsert bagi menyebarkan risalah dan berucap sebelum kelima-lima orang wakil tersebut dibenarkan masuk ke dewan konsert.



http://promahasiswaupm.wordpress.com/

Tuesday, October 12, 2010

Bicara DeNgan TuHan...





Setiap apa yang Dia ciptakan, tiada apa yang sia-sia. Aku percaya dan benar-benar yakin. Biar sebesar zarah, semuanya akan dihitungkan. Kebaikan dibalas dengan kebaikan. Kejahatan pula dibalas setimpal dengannya. Allahu, sungguh hanya Dia yang Maha Adil lagi Maha Bijaksana.

Biar setitis airmata mengalir membasahi pipi. Semuanya terjadi hanya dengan keizinan-Nya. Apa yang ada di dalam dada, mahu pun terlafaz oleh bibir, semuanya dalam pengetahuan-Nya. Allahu. Sungguh Engkau Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

Berbicara dengan-Mu, tiada batas waktu mahupun sempadan masa. Setiap detik dan saat, Kau sentiasa ada untukku. Biar susah, biar senang, Engkau sentiasa bersamaku. Maha Mengetahui lagi Maha Agung.

Dewasa ini airmataku sering tumpah saat kita berbicara. Atau, apakah aku hanya bicara sendiri? Apakah Kau masih sudi berbicara dengan ku? Mendengar luahan dan rintihanku? Mendengar bisikan dan jeritan batinku. Tuhan, sungguh banyak dosaku pada-Mu. Sungguh banyak khilafku pada-Mu. Terlalu banyak penyesalan yang bersarang di dalam dadaku. Banyak sungguh aku menzalimi diriku sendiri. Betapa besarnya dosa-dosaku pada-Mu.

Apakah masih ada ruang keampunan dan kemaafan buatku?

 

Airmata ini datang dan pergi semahunya. Tanpa pintaku. Tanpa sempat aku mengusir. Ah..
Airmata ini airmata penyesalan. Airmata dosa. Airmata duka dan sendu seorang hamba yang pernah mengkhianati Tuhannya. Sungguh penyesalan itu terlalu perit untuk aku tempuhi. Terlalu pahit untuk aku telan. Terlalu panas untuk aku genggam. Aku hampir tewas.

Oh Tuhan, aku ingin berbicara dengan-Mu. Kerana aku tahu Kau Maha Mendengar lagi Maha Melihat. Dengarlah suara hatiku ini... Ampunkanlah dosa-dosaku. Pimpinlah aku menuju jalan-Mu yang benar.

"Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku."


Surah Al-Qasas : Ayat 16